Rancangan Kurikulum

Dasar hukum Penyusunan Kurikulum

  1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  4. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa.
  5. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Perguruan Tinggi.
  6. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0383/O/1993 tanggal 22 Oktober 1993 tentang Pendirian Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala.
  7. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 9/Dikti/Kep/1989 tanggal 17 Februari 1989, tentang pendirian Prodi Matematika.
  8. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 10/Dikti/Kep/1989 tanggal 17 Februari 1989, tentang pendirian Prodi Fisika.
  9. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 11/Dikti/Kep/1989 tanggal 17 Februari 1989, tentang pendirian Prodi Kimia.
  10. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 12/Dikti/Kep/1989 tanggal 17 Februari 1989, tentang pendirian Prodi Biologi.
  11. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 2272/D/T/2003 tanggal 5 September 2003, tentang Ijin Penyelenggaraan Prodi Manajemen Informatika (D3) Pada Universitas Syiah Kuala
  12. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 2272/D/T/2003 tanggal 5 September 2003, tentang Ijin penyelenggaraan Prodi Teknik Elektronika (D3) Pada Universitas Syiah Kuala
  13. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 70/D/O/2011 tanggal 9 Juni 2010 tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Prodi Informatika (S1) Pada Universitas Syiah Kuala.
  14. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 16/D/O/2011 tanggal 12 Januari 2011 tentang Penyelenggaraan Prodi Farmasi (S1) Pada Universitas Syiah Kuala.
  15. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 279/E/O/2012 tanggal 24 Agustus 2012, tentang pendirian Prodi Statistik (S1) Pada Universitas Syiah Kuala
  16. Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala No. 941/2011 Tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bagi Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Program Sarjana (S1).
  17. Keputusan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala No. 42/2010 Tentang Rencana Induk Pengembangan 2010 -2025 dan Rencana Strategis 2010 – 2015 Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala.
  18. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
  19. Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
  20. Yudisium, wisuda dan ijazah
  21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi
  22. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi/li>

Kodifikasi Mata Kuliah

Kode mata kuliah pada Kurikulum 2016 terdiri dari enam karakter, tiga karakter pertama dalam bentuk huruf yang menunjukkan kode prodi, fakultas atau universitas dan tiga karakter berikutnya dalam bentuk angka yang menunjukkan penomoran mata kuliah.

Kode huruf

Kode huruf terdiri dari 3 karakter :

Kode angka

Kode angka terdiri dari 3 digit: Digit pertama menunjukkan posisi tahun mata kuliah tersebut pada kurikulum, misalnya:

  • Angka 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut menunjukkan tahun pertama, kedua, ketiga dan keempat.
  • Angka 5 menunjukkan mata kuliah pilihan.
  • Huruf P menunjukkan mata kuliah ditawarkan pada semester ganjil dan semester genap.

Digit kedua dan ketiga menunjukkan posisi semester mata kuliah tersebut pada kurikulum, misalnya:

  • 01, 03, 05, 07, 09, 11 dst. merupakan mata kuliah semester ganjil.
  • 00, 02, 04, 06, 08, 10, 12 dst. merupakan mata kuliah semester genap.

Contoh :

  • MKM 201 merupakan mata kuliah wajib Prodi Kimia pada tahun kedua semester ganjil (= mata kuliah semester 3)
  • INF 502 merupakan mata kuliah pilihan Prodi Informatika pada semester genap.

Pengecualian diterapkan untuk mata kuliah dengan kode berikut ini

  1. MPA 300 merupakan mata kuliah kewirausahaan tetap menggunakan kode yang sama meskipun pelaksanaannya pada tahun kedua
  2. MKSP02 merupakan mata kuliah Kuliah Kerja Nyata yang pelaksanaannya dilaksanakan pada semester ganjil dan semester genap
  3. MPAPA1 merupakan mata kuliah Proposal Penelitian yang pelaksanaannya dilaksanakan pada semester ganjil dan semester genap
  4. MPAPA2 merupakan mata kuliah Tugas Akhir yang pelaksanaannya dilaksanakan pada semester ganjil dan semester genap

Kurikulum Bersama Fakultas MIPA

Struktur Mata Kuliah Bersama Fakultas MIPA

Seluruh prodi di lingkungan Fakultas MIPA menerapkan 39 SKS mata kuliah nasional, universitas dan fakultas, yang disebut dengan mata kuliah bersama. Sebanyak 17 dari 39 SKS merupakan mata kuliah dasar bersama, ditandai dengan kode MPA 1XX. Adapun mata kuliah bersama yang disampaikan pada semester 1 dan 2 adalah:

SEMESTER 03 SEMESTER 04
Kode Mata Kuliah SKS Kode Mata Kuliah SKS
MKS101 Bahasa Indonesia 2 (2-0) MKS104 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 2 (2-0)
MKS101 Bahasa Indonesia 2 (2-0) MKS104 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 2 (2-0)
MKS101 Bahasa Indonesia 2 (2-0) MKS104 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 2 (2-0)

Mata kuliah bersama lain yang ada pada kurikulum setiap Prodi di Fakultas MIPA adalah:

  1. Bahasa Inggris (MKS 201)
  2. MKSP02 merupakan mata kuliah Kuliah Kerja Nyata yang pelaksanaannya dilaksanakan pada semester ganjil dan semester genap
  3. MPAPA1 merupakan mata kuliah Proposal Penelitian yang pelaksanaannya dilaksanakan pada semester ganjil dan semester genap
  4. MPAPA2 merupakan mata kuliah Tugas Akhir yang pelaksanaannya dilaksanakan pada semester ganjil dan semester genap