Awalnya, pemrograman itu seperti sesuatu yang sangat asing bagi sebagian besar mahasiswa Informatika, FMIPA, Universitas Syiah Kuala. Layaknya seorang anak kecil, katakanlah anak SD yang baru belajar membaca, ketika bisa mengeja, rasanya luar biasa. Begitu juga dengan kami mahasiswa Informatika yang sedang belajar bahasa pemrograman ANSI/C. Ketika diajarkan sintaks untuk mencetak hasil program ke layar monitor, semuanya terdecak kagum, seolah-olah tidak percaya telah menginjakkan kaki pada batu pertama dunia pemrograman. Pertemuan demi pertemuan berlalu, pemahaman kami tentang bahasa pemrograman C semakin mantap dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Bertumpu pada wejangan yang sering diberikan oleh para dosen, dalam kesibukan mengerjakan tugas (2-3 minggu sekali) dan kuis online (seminggu sekali), kami masih sempat mengadakan acara menjalin kekompakan dengan cara berkumpul bersama serta saling membahas mengenai berbagai hal. Kami bermain bola dan futsal serta berkumpul bersama mengadakan acara BBQ bakar-bakar ayam dipinggir pantai. Karena semakin kompak maka slogan 'together we can' semakin terwujud.

Pada awal April 2012, sebuah tugas "big challenge" yang merupakan tugas pilihan diberikan kepada kami oleh dosen pengasuh mata kuliah Pemrograman. Ya..., tantangan besar. Kami, programmer-programmer muda ditantang untuk menyelesaikan sebuah masalah nyata. Meskipun tugas ini merupakan tugas individu, kekompakan diantara kami tetap terjalin. Diskusi diantara kami cukup intens dan konstruktif.

Akhirnya, tujuh orang mahasiswa dan satu orang mahasiswi berhasil menyelesaikan tugas tersebut tepat waktu. Setelah dikumpulkan, tidak serta merta tantangan berakhir, kedelapan pejuang big challenge tetap harus mempresentasikan hasil kerja mereka di depan teman-teman dan dosen pengasuh. Layaknya seorang mahasiswa yang akan yudisium. Berlandaskan kata-kata ‘himmatur rijal tusqhitul jibal’ (semangat seorang pemuda mampu menghancurkan pegunungan), kedelapan pejuang big challenge tersebut berhasil mempresentasikan hasil kerja mereka dengan penuh percaya diri dan mendapatkan apresisasi yang sangat baik dari teman-teman dan dosen pengasuh. Yes, together we can!